Refleksi Diri Malam Hari


Hari ini saya berusaha untuk melakukan ritual refleksi diri sebelum tidur di malam hari. Butuh banyak waktu untuk membongkar memori yang ada di kepala. Kisah-kisah yang dilalui selama ini, seolah-olah kembali lagi dan bukan saya lagi yang berperan dalam kisah itu. Tetapi seseorang yang lain dari diri saya bermain dalam sinetron saya malam hari ini. Pemeran dalam kisah tersebut memiliki banyak mimik wajah. Wajah menangis, tersenyum, iba, iri hati, sinis, penuh semangat, khusyuk, tertawa, ikhlas, dan terdiam. Kisah tersebut alami, faktual, dan penuh amanat. Tampak nyata dalam kisah itu Tuhan yang selalu terlibat. Banyak berkat Tuhan terasa, bagaimana kekurangajaran saya pada-Nya, hikmah dan dosa yang banyak dibuat. Mixed feeling itulah yang terasa. Mengapa hal itu bisa terjadi? Itulah masa lalu yang hanya perlu dilihat dan dikenang tapi bukan patokan untuk masa depan. Masa depanku? Aku akan lanjutkan untuk membuat kisah hingga nanti aku bertemu dengan Bapaku di surga. Aku yakin dan sangat yakin semuanya happy ending.

Categories: Santapan Rohani | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: